Tampilkan postingan dengan label seorang. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label seorang. Tampilkan semua postingan
Sabtu, 15 Februari 2014
Seorang Perempuan 57 Tahun Menjahit Bibirnya Karna Lelah Bertengkar Dengan Sang Menantu
Seorang perempuan berusia 57 tahun dan hanya diketahui memiliki nama Lin menjahit bibirnya sendiri setelah ia bertengkar dengan menantunya di rumah mereka di Taiwan. Demikian diberitakan China Times, Selasa (26/7/2011).
![[imagetag]](https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEj7ZXYmyANsCM6KDBsck6_OSGtShwWd1Y-MutpuvJ4FIAVh0CDgeqdPsx1rVUvhdlkug5r2ApanDC6r_NjuVEoAyoO4BHWq9vcRGI05uR3BtfjRguXzWQBwkC9CoGJaU5Hf0xjaKSpCHORt/s640/Lin_jahit_bibir.jpg)
Lin mengaku capek mendengar keluhan menantunya yang mengatakan dirinya terlalu cerewet. Pekan lalu, setelah sebuah perdebatan yang hebat dengan menantunya asal Vietnam, sang menantu bernama Chen menelepon polisi dan mengatakan jika Lin mengidap kelainan jiwa tapi menolak pergi berobat.
Polisi tak bisa melakukan apapun karena Lin mengunci diri di dalam kamar dan meninggalkan rumah mereka di Taoyuan. Dua jam kemudian, ia kembali dan Chen menelepon polisi dan mereka menemukan kepala Chen berdarah dan menurut Chen ini disebabkan karena Lin menyerangnya dengan setrika.
Sore harinya, Lin ditemukan jalan-jalan di dekat taman dan bibirnya dijahit. Ia kemudian dibawa ke RS agar jahitan tersebut dilepas.
Lin mengatakan jika ia menjahit bibirnya sendiri karena Chen selalu marah jika ia terlalu cerewet. Tetapi dokter tidak percaya karena jahitan itu terlalu kencang dan kemungkinan dilakukan orang lain.
Sumber
Selengkapnya
![[imagetag]](https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEj7ZXYmyANsCM6KDBsck6_OSGtShwWd1Y-MutpuvJ4FIAVh0CDgeqdPsx1rVUvhdlkug5r2ApanDC6r_NjuVEoAyoO4BHWq9vcRGI05uR3BtfjRguXzWQBwkC9CoGJaU5Hf0xjaKSpCHORt/s640/Lin_jahit_bibir.jpg)
Lin mengaku capek mendengar keluhan menantunya yang mengatakan dirinya terlalu cerewet. Pekan lalu, setelah sebuah perdebatan yang hebat dengan menantunya asal Vietnam, sang menantu bernama Chen menelepon polisi dan mengatakan jika Lin mengidap kelainan jiwa tapi menolak pergi berobat.
Polisi tak bisa melakukan apapun karena Lin mengunci diri di dalam kamar dan meninggalkan rumah mereka di Taoyuan. Dua jam kemudian, ia kembali dan Chen menelepon polisi dan mereka menemukan kepala Chen berdarah dan menurut Chen ini disebabkan karena Lin menyerangnya dengan setrika.
Sore harinya, Lin ditemukan jalan-jalan di dekat taman dan bibirnya dijahit. Ia kemudian dibawa ke RS agar jahitan tersebut dilepas.
Lin mengatakan jika ia menjahit bibirnya sendiri karena Chen selalu marah jika ia terlalu cerewet. Tetapi dokter tidak percaya karena jahitan itu terlalu kencang dan kemungkinan dilakukan orang lain.
Sumber
#bcfda5
Selasa, 31 Desember 2013
Tentera Israel posting gambar seorang kanak kanak Palestin yang menjadi target sniper
Selasa, 19/02/2013
posted by idahsalam
Foto: Daily Mail
Tel Aviv, - - Seorang tentera Israel memicu kemarahan setelah memposting gambar yang menunjukkan kepala seorang anak laki-laki Palestin sedang berada dalam titik bidik sepucuk senapang. Foto tersebut diposting di halaman Instagram peribadi milik penembak jitu (sniper) Israel bernama Mor Ostrovski.
Namun kemudian gambar tersebut telah dihapus dan akaunnya ditutup. Militer Israel pun berjanji akan menyiasat insiden ini.
Ostrovski bertugas di unit sniper dan foto tersebut memperlihatkan tampak belakang seorang anak laki-laki yang sedang duduk di tengah titik sasaran tembak. Para aktivis menyebut foto tersebut "tak berperasaan dan tak manusiawi".
"Itu menyiratkan gagasan bahawa anak-anak Palestin menjadi target," demikian ditulis web Palestin berbahasa Inggeris, The Electronic Intifada seperti dilansir Daily Mail, Selasa (19/2/2013).
Tak ada bukti ataupun keterangan mengenai apakah anak tersebut ditembak. Juga tidak jelas apakah gambar tersebut asli.
Web The Electronic Intifada juga memuat foto-foto lain dari akaun Instagram Ostrovski yang memperlihatkan pemuda berumur 20 tahun itu sedang berpose dengan bermacam senjata.
Seorang juru cakap tentera Israel mengatakan: "Ini insiden parah yang tidak sesuai dengan semangat dan nilai-nilai tentera Israel. Masalah ini telah menjadi perhatian para komandan tentera, dan akan diperiksa serta ditangani dengan semestinya."
Khabarnya, Ostrovski telah mengatakan kepada atasannya bahawa dia tidak mengambil foto itu, tetapi menemukannya di internet. detikNews
Namun kemudian gambar tersebut telah dihapus dan akaunnya ditutup. Militer Israel pun berjanji akan menyiasat insiden ini.
Ostrovski bertugas di unit sniper dan foto tersebut memperlihatkan tampak belakang seorang anak laki-laki yang sedang duduk di tengah titik sasaran tembak. Para aktivis menyebut foto tersebut "tak berperasaan dan tak manusiawi".
"Itu menyiratkan gagasan bahawa anak-anak Palestin menjadi target," demikian ditulis web Palestin berbahasa Inggeris, The Electronic Intifada seperti dilansir Daily Mail, Selasa (19/2/2013).
Tak ada bukti ataupun keterangan mengenai apakah anak tersebut ditembak. Juga tidak jelas apakah gambar tersebut asli.
Web The Electronic Intifada juga memuat foto-foto lain dari akaun Instagram Ostrovski yang memperlihatkan pemuda berumur 20 tahun itu sedang berpose dengan bermacam senjata.
Seorang juru cakap tentera Israel mengatakan: "Ini insiden parah yang tidak sesuai dengan semangat dan nilai-nilai tentera Israel. Masalah ini telah menjadi perhatian para komandan tentera, dan akan diperiksa serta ditangani dengan semestinya."
Khabarnya, Ostrovski telah mengatakan kepada atasannya bahawa dia tidak mengambil foto itu, tetapi menemukannya di internet. detikNews
Langganan:
Postingan (Atom)