Tampilkan postingan dengan label seperti. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label seperti. Tampilkan semua postingan
Minggu, 17 November 2013
Ingin Sukses dan Kaya Raya seperti Aristotle Onassis

Aristotle Onassis adalah salah seorang pebisnis berdarah Yunani dan diantara kesepuluh orang kaya, Aristotle Onassis memiliki kekayaan luar biasa, yang dihitung dalam miliaran, bukannya jutaan. Konon, ia lahir dari sebuah keluarga miskin, yang hidupnya selalu kekurangan. Konon, ayahnya adalah penjaja dagangan buatan sendiri dari pintu ke pintu, dan ibunya pembantu rumah tangga. Onassis tidak pernah mencoba meluruskan pendapat orang banyak tentang masa lalunya, sekurang-kurangnya dimuka umum, karena kisah-kisah seperti itu biasanya malah menambah cemerlang aura misteri yang mengelilingi dirinya. Ia selalu menyadari pentingnya citra diri seseorang dalam meraih sukses, suatu hal yang merupakan Rahasia suksesnya.
Onassis dilahirkan di Smyrna, Kesultanan Ottoman (sekarang Izmir, Turki) pada sebuah keluarga kelas menengah keturunan Yunani. Pada saat kelahirannya, Smyrna memiliki populasi orang Yunani berjumlah cukup besar dan berkehidupan yang lebih dari cukup. Setelah dikuasai oleh Yunani dari tahun 1919 hingga 1922 sebagai hasil dari kemenangan tentara Sekutu Perang Dunia I, kota tersebut direbut kembali oleh Turki. Akibatnya, Keluarga Onassis kehilangan harta bendanya dan memaksa mereka untuk pindah ke Yunani sebagai pengungsi.
Di tahun 1923, Aristoteles Onassis meninggalkan Yunani untuk pergi ke Argentina dengan hanya (menurut cerita dari mulut ke mulut) membawa uang 63 dollar. Setelah melalui masa-masa yang sulit, ia mampu menghidupkan kembali bisnis tembakau keluarganya. Di tahun 1925, ia mendapatkan kewarga-negaraan Argentina dan Yunani. Setelah terlibat dalam berbagai kegiatan wiraswasta dengan semangat dan determinasi untuk sukses, ia akhirnya berhasil menjadi pengusaha kelas dunia setelah mampu mencetak penghasilan satu juta dollar pertamanya dalam usianya ke-25, dengan memiliki kapal-kapal komersial, kapal tanker dan kapal penangkap ikan paus.
Onassis mendirikan Olympic Airways (sekarang Olympic Airlines), maskapai penerbangan nasional Yunani, di tahun 1957.
Onassis menikahi Athina Livanos, putri raja kapal Stavros Livanos, pada tanggal 28 Desember 1946. Putra mereka, Alexander (lahir 30 April 1948, wafat 23 Januari 1973) dan putri mereka Christina (lahir 11 Desember 1950, wafat 19 November 1988) kedua-duanya lahir di New York City. Setelah perceraian mereka, Athina menikahi suami saudara perempuannya yang meninggal (dan rival utama Onassis dalam dunia pelayaran), Stavros Niarchos.
Onassis kemudian menikahi diva opera Maria Callas dan Jacqueline Kennedy sebelum akhirnya meninggal dunia dalam usia 69 tahun pada tanggal 15 Maret 1975 di Neuilly-sur-Seine, Perancis.(Sumber:wikipedia.org/wiki/Aristoteles_Onassis)
Ingin sukses dan kaya raya seperti Aristotle Onassis? Berikut adalah Rahasia yang menjadi kunci sukses Aristotle Onassis. Intisari dari perjalan suksesnya. Berikut "surat wasiat" Aristotle Onassis:
Jaga kulitmu agar tetap sehat. Karena kulit yang sehat akan tampak seperti orang yang banyak uang. Usahakan tersenyum, jangan suka cemberut. Perlihatkan bahwa segalanya beres. Dan, tunjukkan bahwa hidupmu sehari-hari selalu tampak menyenangkan. Jaga penampilanmu. Jangan pernah memperlihatkan dan menceritakan kemelaratanmu kepada siapapun. Karena biasanya orang benci pada orang yang melarat. Jangan tidur terlalu banyak. Kalau dapat mengurangi tidur 3 jam sehari, maka dalam setahun akan menambah waktu 1,5 bulan untuk meraih sukses. Makan secukupnya dan hindari makan enak. Jangan makan sambil bicara bisnis, tunggu sampai selesai dulu. Jangan menghabiskan waktu berjam-jam di meja makan selagi ada pekerjaan mendesak, yang menanti untuk segera diselesaikan. Kalau tidak punya modal, pinjam dulu dalam jumlah besar. Jangan meminjam dalam jumlah sedikit. Lalu segera kembalikan, jangan sekali-kali menunda jadwal pembayaran. Ini menyangkut reputasi, buat pemodal atau Bank percaya padamu. Pilihlah teman yang dapat mendorong prestasimu. Dan, berusahalah terus sampai berhasil. Hindari orang yang suka mematahkan semangatmu. Dengarkan orang lain. Buatlah orang lain merasa senang. Hormati mereka, maka kita akan dihormati oleh semua orang. Ini adalah kunci suksesku yang utama.
Itulah "surat wasiat" Aristotle Onassis yang jka kita cermati mempunyai pesan positif yang dalam dan tentu saja jika diterapakan dalam kehidupan sehari-hari akan sangat bagus dan sangat membantu kita dalam menggapai kesuksesan.
Onassis dilahirkan di Smyrna, Kesultanan Ottoman (sekarang Izmir, Turki) pada sebuah keluarga kelas menengah keturunan Yunani. Pada saat kelahirannya, Smyrna memiliki populasi orang Yunani berjumlah cukup besar dan berkehidupan yang lebih dari cukup. Setelah dikuasai oleh Yunani dari tahun 1919 hingga 1922 sebagai hasil dari kemenangan tentara Sekutu Perang Dunia I, kota tersebut direbut kembali oleh Turki. Akibatnya, Keluarga Onassis kehilangan harta bendanya dan memaksa mereka untuk pindah ke Yunani sebagai pengungsi.
Di tahun 1923, Aristoteles Onassis meninggalkan Yunani untuk pergi ke Argentina dengan hanya (menurut cerita dari mulut ke mulut) membawa uang 63 dollar. Setelah melalui masa-masa yang sulit, ia mampu menghidupkan kembali bisnis tembakau keluarganya. Di tahun 1925, ia mendapatkan kewarga-negaraan Argentina dan Yunani. Setelah terlibat dalam berbagai kegiatan wiraswasta dengan semangat dan determinasi untuk sukses, ia akhirnya berhasil menjadi pengusaha kelas dunia setelah mampu mencetak penghasilan satu juta dollar pertamanya dalam usianya ke-25, dengan memiliki kapal-kapal komersial, kapal tanker dan kapal penangkap ikan paus.
Onassis mendirikan Olympic Airways (sekarang Olympic Airlines), maskapai penerbangan nasional Yunani, di tahun 1957.
Onassis menikahi Athina Livanos, putri raja kapal Stavros Livanos, pada tanggal 28 Desember 1946. Putra mereka, Alexander (lahir 30 April 1948, wafat 23 Januari 1973) dan putri mereka Christina (lahir 11 Desember 1950, wafat 19 November 1988) kedua-duanya lahir di New York City. Setelah perceraian mereka, Athina menikahi suami saudara perempuannya yang meninggal (dan rival utama Onassis dalam dunia pelayaran), Stavros Niarchos.
Onassis kemudian menikahi diva opera Maria Callas dan Jacqueline Kennedy sebelum akhirnya meninggal dunia dalam usia 69 tahun pada tanggal 15 Maret 1975 di Neuilly-sur-Seine, Perancis.(Sumber:wikipedia.org/wiki/Aristoteles_Onassis)
Ingin sukses dan kaya raya seperti Aristotle Onassis? Berikut adalah Rahasia yang menjadi kunci sukses Aristotle Onassis. Intisari dari perjalan suksesnya. Berikut "surat wasiat" Aristotle Onassis:
- Jaga badanmu agar tetap sehat. Banggalah dengan fisik yang kita punya. Jangan risaukan hal-hal kecil, kita tidak sejelek seperti apa yang kita bayangkan.
Itulah "surat wasiat" Aristotle Onassis yang jka kita cermati mempunyai pesan positif yang dalam dan tentu saja jika diterapakan dalam kehidupan sehari-hari akan sangat bagus dan sangat membantu kita dalam menggapai kesuksesan.
Crux360 Buat iPad Baru Tampak Seperti Notebook
“New iPad” telah dijual secara luas di 10 negara pada 16 Maret yang lalu. Selang satu minggu setelah penjualan perdananya tersebut, aksesoris pendukung iPad Baru pun mulai bermunculan. Salah satunya adalah keyboard Crux360. Dengan menggunakan perangkat keyboard ini, iPad Baru tersebut bisa terlihat seperti notebook!

Crux360 hadir dengan desain clamshell. Di desain clamshell ini, terdapat sebuah feature yang dinamakan “snap in”. Dengan feature tersebut, Anda dapat memasukkan dan mengeluarkan iPad Baru dengan lebih mudah. Di bagian belakang casing, terdapat feature “window cover”, mengizinkan Anda untuk membuka bagian tersebut sehingga Anda dapat menyembunyikan dan menampilkan logo Apple yang terdapat di belakang iPad.
Ada beberapa mode yang dapat digunakan dengan menggunakan keyboard Crux360 ini. Mode yang disediakan adalah Laptop, Movie, Tablet, dan Carry. Pada Laptop Mode, Anda bisa mengoperasikan iPad Baru ini layaknya sebagai sebuah notebook. Sedangkan Movie Mode dapat membuat Anda lebih nyaman dalam menonton sebuah film dan Tablet Mode memudahkan Anda untuk membaca e-book.
Menghubungkan Crux360 ke iPad Baru sangatlah mudah. Anda tinggal menyalakan Bluetooth yang ada di iPad Baru, lakukan proses pairing, dan, voila, Anda sudah dapat menggunakan perangkat tersebut.
Harga perangkat Crux360 ini ternyata cukup mahal. Untuk menebus perangkat tersebut, Anda harus merogoh kocek hingga USD150.
sumber : http://www.jagatreview.com/2012/03/crux360-buat-ipad-baru-tampak-seperti-notebook/
Selengkapnya
Crux360 hadir dengan desain clamshell. Di desain clamshell ini, terdapat sebuah feature yang dinamakan “snap in”. Dengan feature tersebut, Anda dapat memasukkan dan mengeluarkan iPad Baru dengan lebih mudah. Di bagian belakang casing, terdapat feature “window cover”, mengizinkan Anda untuk membuka bagian tersebut sehingga Anda dapat menyembunyikan dan menampilkan logo Apple yang terdapat di belakang iPad.
Ada beberapa mode yang dapat digunakan dengan menggunakan keyboard Crux360 ini. Mode yang disediakan adalah Laptop, Movie, Tablet, dan Carry. Pada Laptop Mode, Anda bisa mengoperasikan iPad Baru ini layaknya sebagai sebuah notebook. Sedangkan Movie Mode dapat membuat Anda lebih nyaman dalam menonton sebuah film dan Tablet Mode memudahkan Anda untuk membaca e-book.
Menghubungkan Crux360 ke iPad Baru sangatlah mudah. Anda tinggal menyalakan Bluetooth yang ada di iPad Baru, lakukan proses pairing, dan, voila, Anda sudah dapat menggunakan perangkat tersebut.
Harga perangkat Crux360 ini ternyata cukup mahal. Untuk menebus perangkat tersebut, Anda harus merogoh kocek hingga USD150.
sumber : http://www.jagatreview.com/2012/03/crux360-buat-ipad-baru-tampak-seperti-notebook/
Langganan:
Postingan (Atom)