Tampilkan postingan dengan label bayi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label bayi. Tampilkan semua postingan
Senin, 30 Desember 2013
Buang Bayi – Rakan Curiga Darah Di Lantai

SEMPORNA – Perasaan curiga seorang pelajar yang melihat lantai bilik asramanya dipenuhi darah terjawab apabila menjumpai janin di dalam sebuah tong sampah.
Janin yang tidak cukup bulan itu dipercayai milik rakan sebiliknya yang mengandung hasil hubungan seks bersama teman lelakinya.
Memetik laporan Harian Metro, kejadian bermula apabila pelajar itu mahu masuk ke biliknya dan mendapati ia berkunci dari dalam.
selepas mengetuk beberapa kali, suspek akhirnya membuka pintu dan keluar untuk membuang satu bungkusan.
Ditanya mengenai darah di lantai, suspek memberi alasan bahawa dia sedang haid.
Tidak percaya dengan alasan rakannya, pelajar itu kemudiannya memeriksa tong sampah sebelum menemui janin tersebut dan segera memberitahu pihak warden yang kemudiannya membuat laporan polis.
Suspek kini ditahan di Ibu Pejabat Polis Daerah (IPD) Semporna dan kes disiasat mengikut Seksyen 318 Kanun Keseksaan kerana menyembunyikan kelahiran bayi.
Sabtu, 16 November 2013
Pengetahuan Tentang Bayi Baru
Tanya:
Kepala bayiku peyang! Bisa dikoreksi atau ia akan peyang selamanya?
Jawab:
Kepala bayi yang peyang (datar) bisa dikoreksi, sebab tulang tengkorak bayi masih lunak dan masih bisa dibentuk. Salah satu penyebab kepala bayi peyang adalah karena posisi tidur yang sama, yang membuat satu sisi kepala tertekan terus.
Karenanya, ubahlah posisi tidur bayi agar tidak dalam posisi itu-itu saja. Sesekali, biarkan bayi tidur miring dan saat terjaga, taruh ia dalam posisi tengkurap - menidurkan bayi dalam posisi tengkurap masih dianggap berisiko mencetus SIDS (sudden infant death syndrome atau sindrom bayi meninggal mendadak).
Pindahkan pula posisi ranjang bayi secara berkala, agar dia tidak hanya memandang ke arah yang sama, yang menyebabkan salah satu sisi kepalanya selalu tertekan. Gunakan bantal khusus atau selimut yang dibentuk, untuk menjaga bentuk kepala bayi agar tetap membulat saat tidur telentang. Biarkan sesekali ia tidur di gendongan Anda, guna meredakan tekanan di sisi kepala.
Langganan:
Postingan (Atom)